Вход на сайт

Просмотр новости

Найдите то, что Вас интересует

Cara Mengetahui Konten AI yang Realistis, Terutama Konten Bertema Agama

Дата публикации: 30-06-2026 07:03:00

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah dimanfaatkan secara luas oleh para kreator konten untuk mempermudah proses pembuatan berbagai materi digital. Seiring pesatnya kemajuan teknologi tersebut,...

Основное содержимое страницы с новостью.

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah dimanfaatkan secara luas oleh para kreator konten untuk mempermudah proses pembuatan berbagai materi digital. Seiring pesatnya kemajuan teknologi tersebut, bermunculan pula konten dakwah di media sosial yang menampilkan gambar maupun video hasil rekayasa AI dengan visual yang sangat menyerupai manusia.

Muncul pertanyaan, lantas bagaimana cara mengetahui konten AI yang realistis terutama dalam konten bertema agama.

AI Skills Director for Indonesia di Microsoft Elevate, Arief Suseno mengatakan, sebenarnya salah satu syarat yang selalu ditekankan untuk bisa menggunakan AI itu adalah kemampuan critical thinking (berpikir kritis) termasuk domain expertise (pemahaman mendalam).

"Jadi kalau terbiasa atau mungkin mendalami hal-hal tertentu misalkan sukanya sepak bola, paham banget tentang sepak bola, kemudian ada tulisan-tulisan yang dihasilkan oleh AI berkaitan dengan sepak bola pasti akan lebih kritis bahwa oh ini (AI) salah nih, hal yang sama yang ingin kita tekankan di berbagai aspek tidak hanya pendidikan umum tapi di pesantren pun sama (yakni critical thinking dan domain expertise)," kata Arief kepada Republika di acara AI Teaching Power Impact Forum yang diselenggarakan oleh NU Care Global dan Microsoft, Senin (29/6/2026)

Ia menjelaskan, ketika para santri domain expertise-nya adalah kitab kuning, kemudian melihat kontan AI yang ternyata mengeluarkan informasi-informasi yang seolah-olah benar dari kitab kuning, maka para santri akan memiliki pemikiran kritis dan mengetahui isi konten tersebut salah. Kemudian santri bisa memaksa AI untuk mengecek ulang jawabannya sekaligus untuk memperbarui data yang ada dalam model.

Схожие новости

#Наименование новостиТональностьИнформативностьДата публикации
1В России обяжут соцсети маркировать контент, созданный ИИ0526-06-2026
2«Алиса AI» получила платформу для создания ИИ-агентов0529-06-2026
3«Алиса AI» получила платформу для создания ИИ-агентов0529-06-2026
4«Алиса AI» получила платформу для создания ИИ-агентов0529-06-2026
5Две трети россиян уверены, что смогут отличить ИИ-контент от творчества человека5726-06-2026
6Siri и "Алиса" — искусственный интеллект? А чат-бот на сайте? Что входит в это понятие?0006-02-2020
7«ВКонтакте» внедрила новые ИИ-модели для рекомендаций товаров5730-06-2026
8Искуственный интеллект в кибератаках 0001-07-2026
9Val Kilmer’s AI Resurrection Forces Hollywood’s Hand on AI Eligibility Rules0505-05-2026
10«Крестный отец» ИИ выступил с тревожным открытием0529-06-2026

Классификация: . Схожих патентов: 0. Схожих новостей: 10. Тональность: 0. Информативность: 5. Источник: www.republika.co.id.